Mendengar Cryptocurrency, pasti yang terlintas pertama kali dibenak kita adalah bitcoin. Ya, tidak bisa dipungkiri untuk tahun 2017 ini bitcoin menjadi salah satu Cryptocurrency yang paling populer, dikarenakan harganya yang sudah sangat tinggi.
Bitcoin adalah sebagai Asset Digital yang di beberapa negara seperti Jepang, Australia, Singapura, Italia, Inggris, bahkan Amerika Serikat sudah diijinkan sebagai alat transaksi atau pembayaran. Tapi diijinkan di sini bukan berarti dilegalkan menjadi alat pembayaran yang sah menggantikan posisi mata uang yang ada, namun pemerintahnya tidak melarang warganya yang berinvestasi dan bertransaksi menggunakan Bitcoin.
Sebetulnya cryptocurrency tidak hanya bitcoin, tapi banyak macam-macam/jenis-jenisnya, tidak hanya puluhan, bahkan ratusan coin. Jadi, dari ratusan cryptocurrency yang beredar di market saat ini pandai-pandailah memilih dan menentukan mana yang layak untuk Anda berinvestasi di dalamnya.
Dan tanpa maksud menggurui, berikut adalah beberapa hal tentang Cryptocurrency yang dikutip dari Wikipedia dan Mbah Google.
Pengertian Dari Cryptocurrency?
Cryptocurrency adalah sebuah aset digital yang dirancang sebagai media pertukaran atau transaksi, atau lebih mudahnya bisa kita sebut sebagai mata uang digital. Cryptocurrency ini sendiri saat ini sudah mulai dikenal oleh banyak orang di seluruh dunia, terutama bagi mereka yang suka mencari uang tambahan lewat internet. Cryptocurrency ini sendiri memiliki banyak jenis seperti Bitcoin, Dogecoin, Litecoin dan masih banyak yang lainnya yang totalnya mencapai ratusan.
Cryptocurrencies adalah bagian dari mata uang alternatif, atau secara khusus dari mata uang digital. Dan Bitcoin menjadi cryptocurrency desentralisasi pertama pada tahun 2009. Sejak itu, banyak cryptocurrencies telah diciptakan. Ini sering disebut altcoins. Untuk tahun 2017 ini, sudah ada sekitar 710 Cryptocurrency yang diperdagangkan di market online.
Bentuk Dari Cryptocurrency
Berbeda dengan uang kertas atau logam yang dicetak, cryptocurrency diproduksi melalui penyelesaian rumus-rumus matematika. Setiap solusi dari rumus-rumus tersebutlah yang kemudian akan dicocokan dengan hash dari suatu data terenkripsi pada teknologi jaringan peer-to-peer. Apabila bentuk hash dari suatu solusi identik dengan hash yang ada di jaringan cryptocurrency, maka solusi itu dinyatakan sebagai bagian kecil dari cryptocurrency.
Di dalam ilmu kriptografi, hash merupakan satu kesatuan huruf dan angka acak yang bentuknya selalu unik, dengan panjang karakter ditentukan oleh algoritma pembentuk hash tersebut. Jika dikaitkan dengan penjelasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap solusi yang memiliki hash identik di jaringannya adalah pecahan mata uang digital yang unik dan tidak ada satupun pihak lain yang memilikinya. Pecahan itu kemudian akan menjadi milik pihak yang menemukan solusi tersebut.
Nilai Dari Cryptocurrency
Cryptocurrency sendiri memiliki sifat desentralisasi. Sifat ini memungkinkan siapapun untuk memproduksi uangnya sendiri. Jelas sangat bertolak belakang dengan sifat sentralisasi dari uang yang selama ini kita pegang dan belanjakan, dimana hanya satu lembaga keuangan tertentu saja yang diperbolehkan melakukan kegiatan memproduksi uang. Dengan sifatnya yang sama sekali tidak terpusat, nilai dari cryptocurrency dipastikan tidak dapat dipengaruhi oleh inflasi.
Cryptocurrency sudah diklaim menjadi kebutuhan bagi masyarakat di negara-negara maju dan bisa digunakan di belahan dunia ini tanpa harus cari money exchanger, karena bersipat peer-to-peer, bisa dilihat dan diakses oleh semua orang, dan bersipat desentralisasi. Setelah 7 tahun cryptocurrency dikenal masyarakat luas, belum ada bank sentral dunia yang mampu mengubah nilai jual beli dari cryptocurrency dan tidak bisa dicampurtangani oleh pihak manapun.
Resiko Dari Cryptocurrency
Namun dengan segala kemudahan dan daya tarik cryptocurrency itu, kitapun harus tetap berhati-hati dalam berbinis dan berinvestasi cryptocurrency atau mata uang digital ini, karena ada beberapa hal yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah bahwa fluktuasinya cryptocurrency ini sangat tidak bisa diprediksi, karena tidak ada satu negarapun yang mengendalikan mata uang digital ini. Nilainya benar-benar murni dipengaruhi oleh peminat, permintaan dan penawaran selayaknya nilai jual beli logam mulia.
Apa Resiko Berbisnis dan Berinvestasi Cryptocurrency !?
Bitcoin adalah sebagai Asset Digital yang di beberapa negara seperti Jepang, Australia, Singapura, Italia, Inggris, bahkan Amerika Serikat sudah diijinkan sebagai alat transaksi atau pembayaran. Tapi diijinkan di sini bukan berarti dilegalkan menjadi alat pembayaran yang sah menggantikan posisi mata uang yang ada, namun pemerintahnya tidak melarang warganya yang berinvestasi dan bertransaksi menggunakan Bitcoin.
Sebetulnya cryptocurrency tidak hanya bitcoin, tapi banyak macam-macam/jenis-jenisnya, tidak hanya puluhan, bahkan ratusan coin. Jadi, dari ratusan cryptocurrency yang beredar di market saat ini pandai-pandailah memilih dan menentukan mana yang layak untuk Anda berinvestasi di dalamnya.
Dan tanpa maksud menggurui, berikut adalah beberapa hal tentang Cryptocurrency yang dikutip dari Wikipedia dan Mbah Google.
Pengertian Dari Cryptocurrency?
Cryptocurrency adalah sebuah aset digital yang dirancang sebagai media pertukaran atau transaksi, atau lebih mudahnya bisa kita sebut sebagai mata uang digital. Cryptocurrency ini sendiri saat ini sudah mulai dikenal oleh banyak orang di seluruh dunia, terutama bagi mereka yang suka mencari uang tambahan lewat internet. Cryptocurrency ini sendiri memiliki banyak jenis seperti Bitcoin, Dogecoin, Litecoin dan masih banyak yang lainnya yang totalnya mencapai ratusan.
Cryptocurrencies adalah bagian dari mata uang alternatif, atau secara khusus dari mata uang digital. Dan Bitcoin menjadi cryptocurrency desentralisasi pertama pada tahun 2009. Sejak itu, banyak cryptocurrencies telah diciptakan. Ini sering disebut altcoins. Untuk tahun 2017 ini, sudah ada sekitar 710 Cryptocurrency yang diperdagangkan di market online.
Bentuk Dari Cryptocurrency
Berbeda dengan uang kertas atau logam yang dicetak, cryptocurrency diproduksi melalui penyelesaian rumus-rumus matematika. Setiap solusi dari rumus-rumus tersebutlah yang kemudian akan dicocokan dengan hash dari suatu data terenkripsi pada teknologi jaringan peer-to-peer. Apabila bentuk hash dari suatu solusi identik dengan hash yang ada di jaringan cryptocurrency, maka solusi itu dinyatakan sebagai bagian kecil dari cryptocurrency.
Di dalam ilmu kriptografi, hash merupakan satu kesatuan huruf dan angka acak yang bentuknya selalu unik, dengan panjang karakter ditentukan oleh algoritma pembentuk hash tersebut. Jika dikaitkan dengan penjelasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap solusi yang memiliki hash identik di jaringannya adalah pecahan mata uang digital yang unik dan tidak ada satupun pihak lain yang memilikinya. Pecahan itu kemudian akan menjadi milik pihak yang menemukan solusi tersebut.
Nilai Dari Cryptocurrency
Cryptocurrency sendiri memiliki sifat desentralisasi. Sifat ini memungkinkan siapapun untuk memproduksi uangnya sendiri. Jelas sangat bertolak belakang dengan sifat sentralisasi dari uang yang selama ini kita pegang dan belanjakan, dimana hanya satu lembaga keuangan tertentu saja yang diperbolehkan melakukan kegiatan memproduksi uang. Dengan sifatnya yang sama sekali tidak terpusat, nilai dari cryptocurrency dipastikan tidak dapat dipengaruhi oleh inflasi.
Cryptocurrency sudah diklaim menjadi kebutuhan bagi masyarakat di negara-negara maju dan bisa digunakan di belahan dunia ini tanpa harus cari money exchanger, karena bersipat peer-to-peer, bisa dilihat dan diakses oleh semua orang, dan bersipat desentralisasi. Setelah 7 tahun cryptocurrency dikenal masyarakat luas, belum ada bank sentral dunia yang mampu mengubah nilai jual beli dari cryptocurrency dan tidak bisa dicampurtangani oleh pihak manapun.
Resiko Dari Cryptocurrency
Namun dengan segala kemudahan dan daya tarik cryptocurrency itu, kitapun harus tetap berhati-hati dalam berbinis dan berinvestasi cryptocurrency atau mata uang digital ini, karena ada beberapa hal yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah bahwa fluktuasinya cryptocurrency ini sangat tidak bisa diprediksi, karena tidak ada satu negarapun yang mengendalikan mata uang digital ini. Nilainya benar-benar murni dipengaruhi oleh peminat, permintaan dan penawaran selayaknya nilai jual beli logam mulia.
Apa Resiko Berbisnis dan Berinvestasi Cryptocurrency !?