VISTA - Bak seekor kelelawar, Batman melayang-layang turun dengan
enteng dari lantai 10 sebuahgedung di kota Gotham hanya dengan
mengembangkan lengan bajunya. Tapi jangan pernah terlintas dalam
pikiran untuk meniru gayaBatman di film-film itu. Gaya manusia
kelelawar itu hanya mungkin terjadi di atas kertas komik atau dalam
imajinasi sutradara-sutradara Hollywood.
Empat mahasiwa pascasarjana University of Leicester, Inggris,
menghitung jika Bruce Wayne, jutawan kota Gotham yang misterius
itu,benar-benar nekad meloncat dari gedung 10 lantaidengan hanya
mengandalkan sayap jubahnya. Maka bisa dipastikan tak bakal ada lagi
jagoan kota Gotham itu. Tubuh Batman bakal remuk-redam.
Dalam karya penelitiannya yang bertajuk “Trajectory of a falling
Batman,” David Marshall, Ian Griffiths, Gareth Douglas, dan TomHands,
membuat rumus matematika untuk menghitung kecepatan dan percepatan
saat Batman meloncat dari ketinggian 150 meter.
Menurut David, bentang sayap jubah Batman hanya selebar 4,7 meter atau
hanya separuh dari bentang sayap paralayang atau glider. Seandainya
Batman benar-benar meloncat dari ketinggian 150 meter, menurut model
matematika yang dibuat David dan teman-temannya, Bruce Wayne bakal
melayang-layang hingga jarak 350 meter.
Yang bakal membuat celaka Batman adalah kecepatan jatuhnya. Karena
pengaruh gravitasi,tubuh Batman akan jatuh dengan kecepatan mencapai
80 kilometer per jam saat mendekati permukaan tanah. Tak ada satu
manusia pun yangsanggup menahan beban tumbukan dengan kecepatan
setinggi itu.
“Efeknya sama dengan ditabrak truk yang melaju dengan kecepatan 80
kilometer per jam,” kata David, pekan lalu, seperti dikutip
SieneDaily.
“Kalau dia mau tubuhnya tetap utuh, Batman mestinya menggunakan sayap
lebih lebar atau menggunakan jet di punggung untuk meredam kecepatan
jatuhnya.” ujar David.
Atau, kata mahasiswa berusia 22 tahun itu seperti dikutip Dvice, jika
tetap ingin menggunakan sayapnya untuk terjun, Batman bisa meniru gaya
Gary Conery. Dengan pakaian bersayapnya, dia menjadi pria pertama yang
terjun dari helikopter dan selamatn. Tentu, jatuhnya di atas tumpukan
kardus.
Atau jika dia tak malu, bisa pula Batman melompatdengan berbekal
parasut. Ya, tak gagah tak jadi soal, yang penting selamat bukan?
enteng dari lantai 10 sebuahgedung di kota Gotham hanya dengan
mengembangkan lengan bajunya. Tapi jangan pernah terlintas dalam
pikiran untuk meniru gayaBatman di film-film itu. Gaya manusia
kelelawar itu hanya mungkin terjadi di atas kertas komik atau dalam
imajinasi sutradara-sutradara Hollywood.
Empat mahasiwa pascasarjana University of Leicester, Inggris,
menghitung jika Bruce Wayne, jutawan kota Gotham yang misterius
itu,benar-benar nekad meloncat dari gedung 10 lantaidengan hanya
mengandalkan sayap jubahnya. Maka bisa dipastikan tak bakal ada lagi
jagoan kota Gotham itu. Tubuh Batman bakal remuk-redam.
Dalam karya penelitiannya yang bertajuk “Trajectory of a falling
Batman,” David Marshall, Ian Griffiths, Gareth Douglas, dan TomHands,
membuat rumus matematika untuk menghitung kecepatan dan percepatan
saat Batman meloncat dari ketinggian 150 meter.
Menurut David, bentang sayap jubah Batman hanya selebar 4,7 meter atau
hanya separuh dari bentang sayap paralayang atau glider. Seandainya
Batman benar-benar meloncat dari ketinggian 150 meter, menurut model
matematika yang dibuat David dan teman-temannya, Bruce Wayne bakal
melayang-layang hingga jarak 350 meter.
Yang bakal membuat celaka Batman adalah kecepatan jatuhnya. Karena
pengaruh gravitasi,tubuh Batman akan jatuh dengan kecepatan mencapai
80 kilometer per jam saat mendekati permukaan tanah. Tak ada satu
manusia pun yangsanggup menahan beban tumbukan dengan kecepatan
setinggi itu.
“Efeknya sama dengan ditabrak truk yang melaju dengan kecepatan 80
kilometer per jam,” kata David, pekan lalu, seperti dikutip
SieneDaily.
“Kalau dia mau tubuhnya tetap utuh, Batman mestinya menggunakan sayap
lebih lebar atau menggunakan jet di punggung untuk meredam kecepatan
jatuhnya.” ujar David.
Atau, kata mahasiswa berusia 22 tahun itu seperti dikutip Dvice, jika
tetap ingin menggunakan sayapnya untuk terjun, Batman bisa meniru gaya
Gary Conery. Dengan pakaian bersayapnya, dia menjadi pria pertama yang
terjun dari helikopter dan selamatn. Tentu, jatuhnya di atas tumpukan
kardus.
Atau jika dia tak malu, bisa pula Batman melompatdengan berbekal
parasut. Ya, tak gagah tak jadi soal, yang penting selamat bukan?
